Welcome To My Blog

Dampak Game Online Bagi Remaja

Posted by : Unknown

Dampak Game Online Bagi Remaja

Fase remaja merupakan fase dimana individu mempunyai rasa ingin tahu yang cukup besar. Hal ini tentu memerlukan perhatian yang cukup besar. Karena perkembangan remaja saat ini tidak dapat terlepas dari kemajuan-kemajuan serta perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Sarana bermain remaja pada saat ini pun sudah cukup canggih. Remaja sudah banyak yang mengalihkan permainan dengan berbasiskan pada kecanggihan-kecanggihan teknologi. Misalnya saja bermain game online. Bermain game online jika dilakukan sewajarnya saja tentu akan mempunyai dampak positif bagi pemainnya. Selain sebagai sarana untuk mengasah kreativitas otak, permainan game online pun bisa dijadikan sarana untuk melepas penat dan kembali menyegarkan otak-otak yang mengalami kejenuhan. Namun jika permainan game online ini sudah berlebihan tentu akan banyak dampak yang ditimbulkan dari hal ini.
Kecanduan game online ini dikategorikan sebagai salah satu kenakalan remaja. Karena remaja yang mengalami kecanduan bermain game online, secara disadari atau tidak dia sudah merusak dirinya. Dan perbuatan merusak diri bahkan jika sampai melakukan tindak kriminal inilah yang disebut dengan kenakalan remaja.

Game online adalah sejenis game yang dimainkan secara online. Adapula Game Multiplayer adalah game yg dimainkan dengan sistem jaringan Lan (Local Area Network) jadi kita bisa melawan orang lain pada komputer yg terpisah. Untuk dapat memainkannya, kita harus menghubungkan PC atau komputer ke sekelompok PC lain yang saling terhubung. Multiplayer game ini bisa dimainkan dengan jaringan lokal -tanpa akses internet, tetapi bisa juga dengan menggunakan akses internet. Multiplayer game yang tidak membutuhkan akses internet disebut juga sebagai LAN game.
Jenis-jenis game online yang biasanya digemari oleh remaja diantaranya sebagai berikut:
a.    MMORPG, sistem game ini cukup menarik karena memiliki sistem profesi dan bermacam-macam kemampuan khusus (skill).Setiap pemain bisa membuat karakter atau avatar-nya, memodifikasi jenis kelamin, tampilan gaya dan warna rambut, menghasilkan banyak kombinasi ditambah dengan aksesoris yang bisa dibeli di ‘toko’ dalam permainan hingga menjadikan tiap pemain menjadi suatu pribadi yang unik. Tak kalah penting di dalam permainan, para pemain bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan pemain lain. Bahkan membentuk ruang chatting (mengobrol) sampai membentuk tim untuk melawan musuh ataupun monster-monster yang ada. Tokoh atau character kita memiliki kemampuan belajar, sehingga dapat memiliki kemampuan tertentu setelah memperoleh pengalaman (experience). Biasanya, kemampuannya ini berhubungan dengan kemampuannya bertempur untuk melawan musuh. Di dunia, game yang populer adalah World of Warcraft , Guild Wars dari Amerika, Final Fantasy dari Jepang dan Lineage dari Korea. Di Indonesia, game yang popular dari jenis ini adalah Ragnarok Online, Seal Online, Ran Online, Audition, Risk Your Life (RYL), Tantra, Gunbound, Getamped dan masih banyak lagi.

Ragnarok Online

b.   MMORTS, RTS adalah sebuah kategori dari computer game yang menggabungkan real-time strategy (RTS) dengan banyak pemain secara bersamaan di internet. Umumnya kita adalah sebagai tokoh utama dalam mengatur strategi dalam suatu kompetisi atau pertempuran melawan musuh. Setting dari game ini tidak saja hanya bernuansa kerajaan pada zaman abad pertengahan dan masa kini, tetapi banyak pula yang ber-setting futuristik dan bernuansa science fiction (sci-fi). Siapa yang paling handal dalam mengatur strategi, dialah pemenangnya. Game yang popular dari jenis ini adalah WarCraft (1994), Command and Conqueror (1995), StarCraft (1998), SimCity (1999), dan lain-lain.

c.    FPS (First Person Shooter), adalah menampilkan kita sebagai pemegang senjata dan siap untuk digunakan untuk menembak lawan. Setting gambar di dalam game ini dibuat semirip mungkin dan bisa dilokalisasi menurut tempat setting pertempuran yang diinginkan. Para pemain bisa memainkan secara sendiri-sendiri atau juga bisa membentuk tim dalam melawan musuh.
Di Indonesia contoh yang terkenal dari dulu dari jenis ini salah satunya adalah Counter Strike (CS). Dalam game ini, sistem ranking dan berbelanja perlengkapan untuk bertempur seperti berbagai jenis senjata dan busana sudah bisa didapat. Karena nature dari game ini yang mengandalkan skill kecepatan, adrenalin dan ketepatan menembak, anak-anak dan remaja pria sangat menyukainya.
d.   MMOFPS, mirip seperti kategori FPS, tapi membutuhkan lebih banyak player bermain bersamaan di internet dan bisa digunakan untuk menghubungkan daerah-daerah atau area-area guna menciptakan ‘dunia’ yang lebih besar dimana ribuan player secara bersama-sama bisa berinteraksi. Karena disebabkan masalah teknis dan infrastruktur internet serta sangat banyaknya jumlah pemain yang bermain pada saat bersamaan di internet, menyebabkan sedikit sekali MMOFPS yang baru dibuat. Contoh game dari MMOFPS ini adalah World War II Online (2001) dan PlanetSide (2003). Dan contoh di Indonesia yg populer dari jenis game ini adalah WarRock, Cross Fire, dan Point Blank.
Point Blank 

Dampak Game Online


Dampak Positif game Online
Dampak positif game online antara lain adalah :
o   Game itu membuat orang pintar.
Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain game 18 jam per minggu memilikikoordinasi yang baik antara tangan dan mata setara dengan kemampuan atlet.
o   Meningkatkan konsentrasi.
Dr. Jo Bryce, kepala penelitian di suatu universitas di Iggris menemukanbahwa gamer sejati punya daya konsentrasi tinggi yang memungkinkan merekamampu menuntaskan beberapa tugas.
o   Ketajaman mata yang lebih cepat.
Penelitian di Rochester University mengungkapkan bahwa anak-anak yangmemainkan game action secara teratur memiliki ketajaman mata yang lebih cepatdaripada mereka yang tidak terbiasa bermain game.
o   Meningkatkan kinerja otak dan memacu otak dalam menerima cerita.
Sama halnya dengan belajar, bermain game yang tidak berlebihan dapatmeningkatkan kinerja otak bahkan memiliki kapasitas jenuh yang lebih sedikitdibandingkan dengan belajar dan membaca buku.
o   Meningkatkan kemampuan membaca.
Psikolog di Finland University menyatakan bahwa video game bisa membantuanak-anak untuk meningkatkan kemampuan baca mereka. Jadi, keluhan soalbermain game yang dapat menurunkan budaya membaca tidaklah beralasan.
o   Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
Riset di Indonesia membuktikan bahwa banyak pria yang mahir bahasa Inggrisdi sekolah ataupun di universitas tanpa melalui kursus adalah mereka yang sukabermain game.
o   Membantu bersosialisasi.
Beberapa profesor di Loyola University, Chicago telah mengadakan penelitiandan menurut mereka game online dapat menumbuhkan interaksi sosial yangmenentang stereotip gamer yang terisolasi. friendship, brotherhood, organisasi(guild), menghadapi conflict bersama (guild wars), managing people (jika menjadiguild leader), kontrol emosi, politik, dsb.
o   Mengusir stres!!!
Para peneliti di Indiana University menjelaskan bahwa bermain game dapatmengendurkan ketegangan syaraf. Jelas aja daripada berantem mendinganberantem lewat game, darahnya bohongan, senjata bohongan, semuanya serbabohongan, buat apa kita hidup di jaman digital kalau tidak memanfaatkannya.
o   Memulihkan kondisi tubuh.
Dr. Mark Griffiths, psikolog di Nottingham Trent University melakukan
penelitian sejauh mana manfaat game dalam terapi fisik.
o   Meningkatkan kecepatan dalam mengetik, karena beberapa game online mengharuskan player untuk mengetik ketika berkomunikasi dengan lawanbicara.
o   Melatih kemampuan berdagang.

Dampak negative bermain games online
1.      mereka banyak menghabiskan waktu hanya untuk bermain games dan sering kali mengabaikan kewajiban mereka untuk belajar,   
 saya pernah membaca sebuah artikel di salah satu website , disana menyebutkan bahwa games online yang disediakan  di warnet banyak dimainkan oleh pelajar SD , SMP hingga SMA pada saat jam 07.00-12.00 (jam sekolah)

2.      banyak menghamburkan uang. Untuk maniak games, meronggoh kantong lebih dalam bukan sebuah perkara yang harus disesali, karena ketagihan untuk bermain dan  kecintaan mereka yang begitu besar.
Ada sebuah kisah (yang ini saya jug baca di sebuah website) “ seorang anak berumur kurang lebih 12 tahun dipergoki sedang membeli vocer PB sebesar Rp. 500,000 disebuah warnet.  timbulah pertayaan baru, Dari mana anak sekecil ini mendapatkan uang sebanyak itu?? apakah orang tua mereka tau? Lalu apa mereka mengizinkan?

3.      Membuat bodoh. kembali ke dampak negative poin pertama games online secara perlahan mengendurkan minta siswa untuk belajar. Mereka cenderung memilih sesuatu yang menyenangkan di banding mereka harus duduk lama didalam kelas  hanya untuk mendengarkan guru mengajar. Lalu akan jadi apa bangsa kita jika banyak generasi muda berjiwa seperti itu?

4.        Membohongi orang tua dengan ‘kedok’ berangkat sekolah. sebelum sampai disekolah mereka sudah berbelok ke sebuah warung internet yang menyediakan jasa game online. Dan baru pulang saat sekolah telah berakhir, sehingga dengan begitu orang tua mereka mengetahui bahwa anaknya telah belajar dengan benar hari ini.

5.      Lupa segalanya. Seperti lupa makan, lupa beribadah, lupa mandi bahkan lupa pulang kerumah. Hal itu dapat menggangguk kesehatan jiwa dan raga mereka. Jika mereka lupa makan, maka berarti secara tidak langsung telah mengudang penyakit untuk datang.

6.      Menjadi peribadi yang penutup, acuh terhadap lingkungan karena mereka merasa mempunyai dunia sendiri disini (dunia games). 

dan masih banyak lagi dampak dampak negative yang ditimbulkan jika bermain games online secara berlebihan.

Kita sebagai pelajar, harus bisa membagi waktu dengan baik. Antara sekolah dan bermain.
Bermain memang tidak dilarangan, namun ingat jangan sampai berlebihan dan mengganggu aktifitas kita lainya, terutama belajar.

Rabu, 22 Januari 2014

0 komentar:

Copyright © Agung Rizky Blog